Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. (Yoh 14:27)

Iman Menuntun kita dari Kesengsaraan ke Pengharapan

301

Nats : Roma 5:1-5.Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah. Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita”.

Dalam renungan kita hari ini ada empat perkara rohani yang indah Tuhan singkapkan bagi kita berkaitan dengan iman kepada Yesus Kristus, yaitu:

Pertama, Iman kepada Yesus Kristus akan terus Diuji. Iman yang benar akan melewati sebuah proses ujian, walaupun kadar dan frekuensinya berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Ada banyak orang mengalami ujian iman yang luar biasa beratnya, sehingga kita melihatnya seperti tidak masuk akal. Ada juga sedikit orang yang mendapatkan ujian iman dalam kadar atau ukuran biasa-biasa saja.

Dalam ujian iman menuju kemenangan, yang dibutuhkan dari kita adalah kesetiaan, ketaatan, ketekunan, dan tahan uji. Matius 5:11-12, mengatakan, “Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.”

Kedua, Allah tidak pernah Mengizinkan Ujian Iman yang Kita Alami Melebihi Kemampuan/kekuatan yang telah Dikaruniakannya kepada kita. Rasul Paulus berkata dalam 1 Korintus 10:13 “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya”.

Ketiga, Dibalik Setiap Ujian Iman yang Allah Izinkan Kita Alami, Ada Maksud dan Tujuan Khusus Allah bagi Kita. Rasul Paulus menyikapkan Rasia yang sangat indah dibalik setiap penderitaan yang kita alami dalam Roma 8:28 “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah”.

Keempat, Sesudah Lulus Melewati Ujian, Maka akan Ada Pujian Kemenangan. Dalam Matius 25:23 berkata, “Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu”.

Disini kita melihat bahwa Tuhan menyiapkan pujian dan penghargaan bagi setiap orang yang setia, taat, tekun, tahan uji, dan bertahan sampai akhir. Firman Tuhan berkata: Barangsiapa yang setia sampai akhir kepadanya diberikan mahkota kehidupan.

Pdt. Dr. Ajan Tuai.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: